Pentingkah Obat Kuat Untuk Pria ?

Diposting pada

 

 

 

 

CIALIS ASLI – Banyak lelaki rela melakukan sekian banyak cara guna terlihat perkasa di dalam hubungan seksual, tergolong mengonsumsi obat kuat. Namun, apakah ‘pil dewa’ benar-benar efektif menciptakan pria jadi hebat di ranjang?

Salah satu konsultan seks kenamaan Amerika Serikat (AS), Amber Lafiyah, menyatakan ada tiga jenis obat kuat lelaki yang beredar di pasaran, yaitu obat guna gangguan seksual pada pria, obat afrodisiak guna tingkatkan libido, serta vitamin atau suplemen kesehatan pria.

Adapun viagra sebagai obat powerful yang umum dikenal oleh publik, faktanya tidak lebih dari obat untuk menanggulangi disfungsi seksual.

Namun, guna tersebut tidak dapat disamaratakan guna seluruh format disfungsi seksual, sebab jika sehubungan dengan sistem syaraf atau efek pemakaian obat keras, maka pemakaian viagra bakal sia-sia.

Amber mengingatkan guna berhati-hati dalam mengonsumsi obat disfungsi seksual, dan hanya dianjurkan untuk tidak lebih dari satu kali per hari. Dalam satu kali konsumsi tersebut pun tidak dianjurkan untuk lebih dari satu pil.

Apabila melebihi saran itu, bisa jadi risiko efek sampingnya paling besar terjadi, mulai dari pingsan, fenomena stroke, bahkan sampai sulit bernapas yang berujung kematian.

Sekalipun mengonsumsi cocok aturan, obat kuat lelaki tetap mempunyai risiko negatif yang tidak dapat dianggap sepele. Obat powerful dapat mengakibatkan ketergantungan, yang bilamana tidak bisa dikontrol dengan baik, maka bakal berisiko memicu situasi priapisme, yaitu ereksi yang bekepanjangan.

“Akan lebih baik andai Anda berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter yang berkompeten di perihal bersangkutan. Meskipun obat yang diresepkan bisa jadi berharga lebih mahal, tetapi paling tidak risiko kesehatannya lebih sedikit,” jelas Amber.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *